Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

Mayat Perempuan Membusuk Ditemukan di Selokan Pinggir Jalan Arteri Weleri Kendal

Nasional | inews | Senin, 15 Juni 2026 - 11:58
share

KENDAL, iNews.id - Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di selokan pinggir Jalan Arteri Weleri, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas korban dan mencari keluarganya.

Mayat tersebut ditemukan pada Minggu (14/6/2026) pukul 12.00 WIB. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian lengkap, namun tidak ditemukan kartu identitas maupun barang yang menunjukkan jati dirinya.

Penemuan mayat bermula ketika seorang sopir truk melintas di Jalan Arteri Weleri. Sopir itu dia melihat tubuh korban berada di selokan pinggir jalan.

Sopir tersebut kemudian memberitahukan temuan itu kepada pedagang angkringan yang berada di bahu jalan. Peristiwa tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Weleri.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Tim Inafis juga diterjunkan untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Weleri IPDA Agus Effendi mengatakan, polisi tidak menemukan identitas korban di sekitar lokasi. Kondisi wajah korban juga sudah mulai membusuk saat ditemukan.

“Di sekitar lokasi kami tidak menemukan identitas korban. Kondisi wajah sudah mulai membusuk, diperkirakan meninggal sekitar empat hari lalu,” ujarnya dikutip dari iNews Pantura, Senin (15/6/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan. Usia korban diperkirakan sekitar 30 tahun.

Korban memiliki ciri-ciri rambut panjang. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus bergaris warna putih dan merah muda, sweater warna cokelat, serta celana panjang jeans warna biru.

Polisi masih berupaya mengungkap identitas korban. Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu penyelidikan.

Seusai pemeriksaan di lokasi, jenazah korban dievakuasi dari selokan. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi.

Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Polisi belum menyimpulkan penyebab korban meninggal dunia karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Selain itu, petugas masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Penyisiran dilakukan untuk mencari barang-barang milik korban yang dapat menjadi petunjuk

Polisi mengimbau warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut segera menghubungi Polsek Weleri atau Polres Kendal. Laporan dari masyarakat diharapkan dapat membantu mengungkap identitas korban.

Topik Menarik