Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS

Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS

Terkini | inews | Senin, 22 Juni 2026 - 08:51
share

TEHERAN, iNews.id - Delegasi Iran sempat melakukan aksi walk out (WO) dari lokasi negosiasi damai dengan Amerika Serikat (AS) di Swiss. Aksi WO tersebut dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menyerang Iran kembali terkait protes atas dukungan negara tersebut terhadap kelompok Hizbullah.

Negosiasi lanjutan AS-Iran, berlangsung selama 60 hari, bertujuan untuk menyelesaikan isu-isu lebih luas, seperti program nuklir.

Namun negosiasi itu dibayangi serangan Israel ke Lebanon yang juga bagian dari poin nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai yang diteken Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Iran, Masoud Pezeshkian pada 17 Juni lalu.

“Delegasi Republik Islam Iran, setelah bertemu dengan delegasi Qatar sebagai salah satu mediator, meninggalkan gedung tempat negosiasi diadakan,” demikian laporan kantor Iran, IRNA.

IRNA menjelaskan, saat perundingan berlangsung di Swiss, Trump menulis pesan di media sosial yang mengulangi ancaman terhadap Iran.

Meski demikian seorang sumber diplomat yang mengetahui perundingan tersebut mengatakan kepada AFP, delegasi Iran tidak mundur dari proses negosiasi, meskipun melakukan WO.

“Delegasi Iran tetap terlibat dalam perundingan dan belum mengindikasikan kepada para mediator niatan untuk pergi,” kata diplomat tersebut.

Trump sebelumnya mengancam akan kembali menyerang Iran lebih keras jika negara itu tidak menghentikan proksinya di Lebanon, merujuk pada kelompok Hizbullah, yang dianggap kerap membuat masalah.

“Mereka sebaiknya berhati-hati dengan pernyataan tersebut; Angkatan bersenjata kami siap merespons dengan cara berbeda. Apa pun yang mereka sampaikan, kami yang bertindak,” kata kepala juru runding yang juga ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf.

Namun beberapa jam kemudian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baghaei mengumumkan ada kemajuan yang dicapai dalam pembicaraan dengan AS di Swiss.

"Kemajuan yang baik telah dicapai selama pembicaraan empat pihak di Swiss," kata Baghaei, seperti dikutip dari stasiun televisi Press TV.

Topik Menarik