Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Kirim Peringatan untuk Argentina dan Inggris
TEXAS, iNews.id - Luis de la Fuente melontarkan pernyataan penuh percaya diri setelah Spanyol mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Pelatih La Roja itu menilai anak asuhnya telah membuktikan diri sebagai tim terbaik di dunia sekaligus layak tampil di partai final.
Kemenangan atas Prancis mengantar Spanyol selangkah lagi menuju gelar juara dunia. Seusai pertandingan, De la Fuente mengungkapkan pesan yang dia sampaikan kepada para pemain sebelum laga dimulai.
"Pesan saya adalah kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di dunia, tetapi mereka juga akan menghadapi tim terbaik di dunia," kata De la Fuente, dikutip dari Reuters.
Pelatih berusia 65 tahun tersebut memuji mentalitas, kebersamaan, dan pengorbanan seluruh pemain. Menurut dia, kualitas individu saja tidak cukup tanpa sikap yang tepat di dalam tim.
Sebut Spanyol Hidupkan Kembali Semangat Juara 2010
De la Fuente menilai skuad Spanyol saat ini memiliki komitmen, solidaritas, dan talenta yang membuat hal-hal sulit terlihat mudah dilakukan di lapangan.
"Para pemain ini menunjukkan komitmen, solidaritas, dan bakat. Mereka membuat hal-hal sulit terlihat mudah. Mereka memiliki bakat dan sikap yang tepat terhadap kehidupan maupun olahraga. Saya melihat ruang ganti yang bahagia dan satu bangsa berada di belakang kami. Kami telah menghidupkan kembali semangat 2010. Karakter tim ini terlihat dari para pemain yang tidak tampil, tetapi tetap bertahan untuk berlatih setelah pertandingan," ujarnya.
Menurut De la Fuente, membangun tim tidak hanya soal memilih pemain terbaik, tetapi juga menentukan orang-orang yang memiliki tujuan dan karakter yang sama.
"Saya percaya hal terpenting adalah mengetahui cara memilih teman seperjalanan. Jika salah memilih teman seperjalanan, Anda bisa menghadapi masalah," katanya.
Dia menambahkan seluruh anggota tim memiliki semangat yang sama demi mengejar tujuan bersama, tanpa mengutamakan kepentingan pribadi.
"Kami tahu tim ini, bukan hanya para pemain, tetapi semua orang yang menjadi bagian dari skuad, bekerja untuk tujuan yang sama dengan semangat yang sama. Kami adalah orang-orang biasa yang murah hati dan selalu mengutamakan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi," tambahnya.
Rekor Tak Terkalahkan Disamai, Final Jadi Target Berikutnya
Kemenangan atas Prancis membuat Spanyol menyamai rekor Italia dengan 37 pertandingan beruntun tanpa kekalahan. Meski demikian, De la Fuente menegaskan timnya masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
"Tim ini tidak pernah berhenti membuat saya takjub. Ruang untuk berkembang tidak ada batasnya. Ini adalah hasil dari kerja penuh kecintaan dan sebuah proses. Tujuannya adalah mencapai momen terpenting dengan kondisi terbaik," ucapnya.
Spanyol kini menunggu lawan di final Piala Dunia 2026. De la Fuente mengaku tidak keberatan jika harus menghadapi Argentina, terlebih dia memiliki hubungan pertemanan yang baik dengan pelatih Albiceleste, Lionel Scaloni.
"Saya tidak percaya pada anggapan final hanya untuk dimenangkan. Final harus dinikmati. Apa yang akan datang nanti bisa menjadi pelengkap yang sempurna," tuturnya.










