Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Mayoritas Jaksa Alumni KPK

Kejagung Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Mayoritas Jaksa Alumni KPK

Nasional | okezone | Rabu, 15 Juli 2026 - 16:39
share

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk tim penyidik khusus untuk mengusut tiga perkara dugaan korupsi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dialihkan dari Polri. Tim tersebut terdiri dari sembilan penyidik yang didominasi jaksa "alumni" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan pembentukan tim penyidik khusus dilakukan setelah diterbitkannya surat perintah penyidikan (Sprindik) baru.

"Nah, inilah yang saya bilang. Di dalam Sprindik baru yang kami terbitkan, karena sifatnya khusus, maka kami bentuk tim khusus. Tim ini terdiri dari sembilan orang," ujar Anang saat ditemui di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Anang menjelaskan, sebagian besar anggota tim merupakan jaksa yang pernah bertugas di KPK.

"Yang jelas, sebagian besar penyidik ini merupakan mantan alumni KPK, jaksa-jaksa yang pernah bertugas di KPK," katanya.

 

Ia juga menegaskan, seluruh anggota tim berasal dari luar Gedung Bundar Kejagung. Langkah tersebut diambil untuk menghindari potensi resistensi atau konflik kepentingan dalam penanganan perkara yang menyeret Febrie.

"Pokoknya dari luar, yang kita anggap tidak resisten," ujar Anang.

Dalam proses penyidikan, Kejagung akan terus berkoordinasi dengan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri. Selain itu, KPK juga akan dilibatkan untuk melakukan supervisi terhadap jalannya penyidikan.

"Dengan KPK untuk mensupervisi proses penyidikannya. Sesuai dengan yang disampaikan kemarin, mitra kami di Komisi III DPR juga akan ikut mengawasi pelaksanaan proses penyidikan yang telah diserahkan kepada penyidik Kejaksaan Agung," pungkasnya.

 

Adapun sembilan penyidik khusus yang ditunjuk menangani perkara tersebut adalah:

1. Agus Salim
2. Muhibuddin
3. Katarina Gersang
4. Riono
5. Agus Sahat
6. Irene Putri
7. Renaldi
8. Z. Tadong Alo
9. Hari Wibowo
 

Topik Menarik