Jonan Mundur dari Komisaris Anabatic Technologies (ATIC)
JAKARTA - Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengundurkan diri dari jabatan Presiden Komisaris sekaligus Komisaris Independen PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC). Penguduran diri Jonan telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Anabatic Technologies pada Jumat, 27 Maret 2026, lalu.
Jonan menitipkan pesan setelah bergabung selama sekira kurang dari lima tahun dan berhasil membuat transformasi di PT Anabatic Technologies. Ia menitipkan ke depannya agar tata kelola perusahaan lebih dikuatkan lagi.
Dia juga meyakini PT Anabatic bakal berkembang kedepannya setelah ditanami pondasi yang kuat.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat menjadi bagian dari perjalanan transformasi Anabatic Technologies. Dalam beberapa tahun terakhir, kita bersama-sama membangun fondasi lebih kuat melalui penguatan tata kelola, disiplin keuangan, serta fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan. Saya percaya fondasi ini akan menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus berkembang di masa depan,” ujar Ignasius Jonan melalui keterangan resminya, Senin (6/4/2026).
Jonan mengundurkan diri setelah menyelesaikan visinya mendorong transformasi dan perbaikan kinerja perusahaan sejak 2021.
Selama periode tersebut, PT Anabatic mencatat berbagai perbaikan fundamental, khususnya dalam penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan disiplin serta perbaikan struktur keuangan.
Perbaikan tersebut membuat kinerja Anabatic Technologies terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif selama empat tahun berturut-turut.
Perbaikan ini juga tercermin pada kondisi neraca keuangan perusahaan yang semakin membaik, termasuk pengelolaan laba ditahan yang semakin mendekati titik impas.
“Anabatic Technologies menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas kontribusi dan kepemimpinan Bapak Ignasius Jonan selama kurang lebih lima tahun terakhir. Kami berterima kasih atas bimbingan dan kontribusi terbaik yang telah beliau selama masa kepemimpinannya,” Harry Surjanto Hambali selaku Presiden Direktur PT Anabatic Technologies Tbk.
Selain menyetujui pengunduran diri Ignasius Jonan, RUPSLB juga membahas langkah strategis perusahaan dalam menjaga stabilitas operasional dan memperkuat kondisi keuangan.
Perusahaan sebelumnya telah menerbitkan obligasi yang memiliki opsi penyelesaian secara tunai maupun melalui konversi menjadi saham. Saldo obligasi yang akan jatuh tempo pada tanggal 11 Juli 2026 tercatat sekitar Rp559,99 miliar.
Pada 29 Januari 2026, Anabatic Technologies telah menerima konfirmasi dari TIS Inc. selaku pemegang obligasi dengan saldo tersebut bahwa mereka memilih penyelesaian melalui pembayaran secara tunai.
Posisi kas perusahaan per September 2025 tercatat sekitar Rp445,29 miliar. Sebab itu, guna memastikan ketersediaan dana operasional sekaligus menjaga stabilitas keuangan, manajemen melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue kepada para pemegang saham.










