Banjir Rendam Ratusan Rumah di Parigi Moutong, BNPB Ingatkan Warga Waspada Banjir Susulan

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Parigi Moutong, BNPB Ingatkan Warga Waspada Banjir Susulan

Terkini | okezone | Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
share

JAKARTA - Banjir melanda Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis 11 Juni 2026. Tingginya curah hujan menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap hingga merendam permukiman warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat banjir terjadi di Desa Ongka, Kecamatan Ongka Malino. Sedikitnya 176 unit rumah terdampak akibat luapan sungai yang menggenangi kawasan permukiman.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan hingga Jumat 12 Juni 2026, genangan banjir sempat surut. Namun, hujan kembali turun pada malam hari yang menyebabkan debit air sungai kembali meningkat.

"BPBD mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu peningkatan debit air sungai," ujar Abdul Muhari, Sabtu (13/6/2026).

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau. Namun, beberapa daerah lainnya masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

 

Menyikapi kondisi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang masih dapat terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

"BNPB mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, terutama di sekitar aliran sungai dan daerah perbukitan, untuk terus memantau perkembangan cuaca serta meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi yang cukup lama," bebernya.

Masyarakat juga diminta segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi dinilai membahayakan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain itu, BNPB meminta pemerintah daerah dan BPBD setempat untuk terus melakukan pemantauan terhadap kondisi tanggul, aliran sungai, serta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik guna mengurangi risiko terjadinya banjir.
 

Topik Menarik