Sempat Dihalangi Masuk, Ombudsman Bongkar Klaster Hunian Mewah Lapas Cibinong

Sempat Dihalangi Masuk, Ombudsman Bongkar Klaster Hunian Mewah Lapas Cibinong

Nasional | sindonews | Kamis, 24 September 2026 - 15:56
share

Tim Ombudsman RI belakang viral di media sosial (medsos) karena aksinya membongkar 'klaster rumah mewah' yang berada di area Lapas Kelas IIA, Cibinong. Hunian tersebut diduga digunakan oleh narapidana sebagai tempat tinggal selama menjalani masa hukuman.

Dari video yang diterima iNews Media Group yang juga telah diunggah akun instagram, @ombudsmanri137, inspeksi mendadak (sidak) ke lapas tersebut dilakukan pada Rabu (23/9). Tim Ombudsman sempat terlibat cekcok dengan petugas lapas.

Berdasarkan rekaman video, tim Ombudsman sempat dihadang ketika ingin masuk ke salah satu bangunan seperti rumah di area lapas tersebut. Seorang petugas Ombudsman perempuan terlihat berupaya membuka pagar rumah, meski sempat dihalangi oleh petugas lapas.

Baca juga: Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Terbongkar, Ombudsman Minta Kementerian Imipas Evaluasi

Meski begitu, tim Ombudsman tetap berhasil membuka pagar tersebut dan kemudian masuk ke dalam rumah tersebut. Adapun saat pintu rumah dibuka, tim Ombudsman terkaget melihat fasilitas cukup mewah tersebut, yang tentunya sangat berbeda dengan kondisi penjara.

Saat tim Ombudsman masuk juga, sempat terlihat seorang penghuni yang berada di dalam rumah. Namun, penghuni tersebut langsung masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu.

Adapun, bagian dalam rumah terlihat sangat mewah karena dilengkapi furniture modern. Ruang tamu terlihat dilengkapi sofa panjang dengan TV LCD berukuran besar.

Bagian dapur juga terlihat memiliki sejumlah peralatan yang terlihat seperti baru. Bahkan kamar mandi rumah tersebut telah dilengkapi shower dan toilet duduk.

Tak hanya satu rumah, tim Ombudsman juga menyasar kluster mewah lain yang masih di kawasan lapas Cibinong. Setiap kluster memiliki bentuk bangunan pada bagian depan yang berbeda, layaknya seperti perumahan di perkotaan. Meski berbeda, setiap hunian tetap dilengkapi dengan furniture bergaya modern.

Tak hanya hunian mewah, tim Ombudsman juga menemukan adanya celah keamanan yang rawan di area tersebut. Karena terdapat akses keluar di bagian belakang kawasan tersebut.

"Ombudsman RI mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, serta menindak tegas siapa saja yang melakukan pelanggaran," tulis keterangan akun instagram, @ombudsmanri137.

Topik Menarik