The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga pada Debut Kevin Warsh
IDXChannel - Kevin Warsh akan memimpin rapat penetapan suku bunga pertamanya sebagai ketua Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (17/6/2026).
Dilansir dari Yahoo Finance, bank sentral Amerika Serikat (AS) itu diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan.
Semua mata akan tertuju pada Warsh. Para pengamat mencoba memahami pandangannya dan bagaimana ia akan memosisikan The Fed dalam lanskap saat ini.
The Fed saat ini menghadapi angka inflasi yang lebih tinggi karena konflik di Iran telah mendorong harga-harga.
"Meskipun Warsh umumnya dianggap sebagai sosok yang cenderung dovish, ia akan mewarisi komite yang telah menjadi jauh lebih agresif," kata Kepala Ekonom EY-Parthenon Greg Daco.
"Tantangan pertama Warsh bukanlah mengarahkan komite menuju kebijakan yang lebih dovish, tetapi menunjukkan bahwa keputusannya didasarkan pada fundamental ekonomi daripada pertimbangan politik," ujarnya
Rupiah Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Pekan Depan, Berpotensi Sentuh Rp17.850 per Dolar AS
Inflasi telah berada di atas target dua persen The Fed selama lebih dari lima tahun. Indeks Harga Konsumen terbaru melaporkan inflasi utama menembus 4,2 persen pada Mei, level tertinggi dalam tiga tahun. Inflasi inti naik menjadi hampir tiga persen
AS dan Iran baru-baru ini menyepakati kesepakatan perdamaian sementara yang akan membuka kembali Selat Hormuz. Lumpuhnya jalur maritim tersebut mengguncang sektor energi global.
Pandangan para pejabat The Fed akan dapat dilihat melalui Dot Plot, penilaian triwulanan di mana petinggi bank sentral menuliskan perkiraan mereka tentang suku bunga untuk tahun ini dan tahun depan.
Beberapa anggota telah memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga mungkin diperlukan jika inflasi terus meningkat atau tetap tinggi. Namun, pernyataan itu dibuat sebelum kesepakatan dengan Iran diumumkan. (Wahyu Dwi Anggoro)










