Bakom Respons Isu Kasus Febrie Adriansyah: Presiden Pilih Tak Ikut Campur Tangan

Bakom Respons Isu Kasus Febrie Adriansyah: Presiden Pilih Tak Ikut Campur Tangan

Terkini | inews | Jum'at, 31 Juli 2026 - 06:26
share

JAKARTA, iNews.id - Badan Komunikasi (Bakom) pemerintah menegaskan Presiden Prabowo Subianto tidak ikut campur dalam penanganan perkara yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Prabowo memilih menghormati proses hukum sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

“Yang ingin saya tegaskan adalah di dalam hukum itu cabang kekuasaannya sudah berbeda, sehingga Presiden memilih untuk tidak campur tangan, satu. Kemudian yang kedua, tidak mau juga campur tangan,” kata Deputi III Bakom, Kurnia Ramadhana dalam program Interupsi iNewsTV, Kamis (30/7/2026).

Kurnia mengatakan Prabowo mengikuti perkembangan penanganan perkara tersebut, termasuk mencermati persepsi publik yang mengaitkannya dengan isu gesekan antarlembaga penegak hukum.

“Ada persepsi, ada peperangan misalnya antar lembaga negara. Maka dari itu Presiden menegaskan bahwa tidak ada permasalahan antar instansi penegak hukum. Soliditas itu tetap diperlihatkan,” ujarnya.

Dia menjelaskan soliditas antarlembaga juga ditunjukkan melalui langkah Kapolri yang mengunjungi Markas Besar TNI dan Gedung Kejaksaan Agung setelah isu tersebut ramai diperbincangkan.

“Maka dari itu beberapa hari setelah ramai perkara ini, Kapolri menyambangi Mabes TNI, menyambangi gedung Kejaksaan Agung, dan menegaskan bahwa tidak ada pertikaian antar lembaga negara,” sambungnya.

Kurnia juga memastikan kunjungan tersebut bukan merupakan arahan langsung dari Prabowo.

“Nggak, paling tidak dengan penglihatan Presiden ada persepsi masyarakat seperti itu, tentu Presiden mendorong agar soliditas ini tetap terjaga dan menegaskan tidak ada permasalahan apapun,” ucapnya.

Topik Menarik